PELALAWAN, simakkepri.com – Relawan Zukri-Nazar (ZONASI), melaksanakan Konsolidasi bersama Tokoh-tokoh Ono Niha. Bertempat di Gedung Serba Guna IKN Pelalawan, Minggu (13/9/2020).

Konsolidasi Relawan Ono Niha yang diberi nama “ZOMASI” ini, dihadiri oleh Calon Bupati Pelalawan H.Zukri Misran, SE yang didampingin H.Syafrizal, SE (Wakil Ketua DPRD Pelalawan) dan Ketua Fraksi PDIP Pelalawan, Drs Sozifao Hia, M.Si.

Acara Kinsolidasi ini di hadiri olehKetua DPC HIMNI Pelalawan, Ketua DPD IKNR Pelalawan, Lembaga Bantuan Hukum Mata Rakyat Kawasan Nusantara (LBH-MRKN) dan para Tokoh-tokoh Ono Niha dari berbagai daerah di wilayah Kabupaten Pelalawan.

Relawan Ono Niha ini, sengaja dibentuk oleh kalangan Ono Niha pelalawan sebagai bentuk keseriusan ono niha mendukung program pemerintah dalam mensukseskan Pilkada serentak 9 Desember 2020.

Terkait pilihan Relawan ZOMASI ini, tentunya di kembalikan pada hati nurani masyarakat yang tergabung dalam relawan ono niha untuk paslon yang dicintai dan diusungnya.

“Jika Relawan ZOMASI ini memilih pasangan Zukri-Nazar di kontestan Pilkada serentak pada 09 Desember 2020 mendatang. Itu kembali pada nurani masyarakatnya yang terobsesi dengan visi misi calon Bupatinya,” ujar nya.

Namun, relawan zonasi yang dibentuk ono niha pelalawan ini penilaian terhadap semangat paslon zukri-nazar yang terlihat tulus dan berpihak kepada semua pihak jika terpilih menjadi bupati pelalawan.

Ketua Relawan ZONASI, Samzasa Ndruru menyampaikan, “Pentingnya relawan ini, supaya sikap teman-teman ono niha di pelalaaan agar mulai dari sekarang mencari perbandingan untuk menentukan siapa yang akan dipilihan nantinya di Pilkada 9 Desember 2020,” ujarnya.

Samzasa Ndruru juga menerangkan bahwa Relawan Zonasi yang dibentuk ono niha pelalawan tidak melibatkan Organisasi Paguyuban IKN Pelalawan. Akan tetapi, melalui Zonasi (Zukri-Nazar Zomasiga) dan atau zukri-nazar yang menjadi pilihan ono niha.

Demikian tujuan Konsolidasi Relawan Ono Niha ini di beberkan Samazasa Ndruru dalam acara Konsolidasi itu. Konsolidasi relawan Ono Niha ini, sengaja mengundang tokoh-tokoh yang serumpun-1 dalam kebersamaan untuk tetap solid memilih Paslon Zukri-Nazar dalam Pilkada nantinya.

Mengenai arti dari makna kata ZONASI ini merupakan singkatan dari “Zukri-Nazar Zomasiga” yang juga memiliki arti dalam ungkapan berharga seperti ucapan “SAYANG” kepada seseorang yang dicintai atau disenangin. Artinya, atas kecintaan ono niha kepapa paslon zukri-nazar maka membentuk relawan zonasi sebagai bentuk sikap.

Lebih jauh Samazasa Ndruru (Ketua relawan Ono Niha (ZOMASI) menyampaikan

“Ya, kecenderungan Ono Niha kepada paslon Zukri-Nazar ini karena terinspirasi sebagai sesosok pasangan calon bupati dan wakil bupati yang dikenal baik dan membaur di berbagai kalangan sehingga zukri-nazar ini menjadi pasangan calon bupati pelalawan yang ideal dikalangan Ono Niha,” katanya.

Ketua Fraksi PDIP Pelalawan, Drs Sozifao Hia, M.Si juga turut meyakinkan ono niha pelalawan dalam kinsolidasi relawan zonasi itu. “Jika zukri-nazar mendapat tempat dihati ono niha dan terpilih menjadi bupati pelalawan berbagai program diterpkan untuk mempermudah segala urusan masyarakat,” jelasnya.

Kepada ono niha, Sozifa Hia turut meyakinkan bahwa paslon zukri-nazar akan mewujudkan perubahan pembangunan daerah kabupaten pelalawan. Pasangan ini sangat dikenal membaur, baik H. Zukri mapun H. Nazaruddin.

“H. Zukri Misran,SE ini, dikenal dekat oleh masyarakat pelalawan karena asli putra daerah. Disamping putra daerah juga zukri ini dikenal berbaur setelah dua kali menjadi Anggota DPRD Riau selama dua periode dan lebih tersohor namanya saat ikut mencalonkan diri dengan rivalnya inkambent,” jelasnya.

Kemudian, Nazaruddin yang merupakan pasangan wakil bupati pelalawan ini juga sangat dikenal dikalangan masyarakat selama dirinya menjabat Ketua DPRD Pelalawan.

Lebih tersohornya nama nazar ini, kata Sozifao Hia, ketika calon bupati nazar ini maju sebagai caleg DPR RI lalu, tentu pasangan ini merupakan figur yang potensial sesuai pengalaman yang diukir kedyanya selama menitik karir di dunia politik.

Untuk di ketahui saja, H. Zukri Misran, SE merupakan Wakil Ketua DPRD Riau dan juga sebagai Ketua DPD I PDIP Riau. Zukri ini dua periode terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Riau dari Dapil Pelalawan dan Siak dengan perolehan suara terbanyak.

Selain menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau dan Ketua DPD I PDIP Riau. Zukri juga sebagai Ketua NU di Kabupaten Pelalawan. Di semua kalangan suku, Zukri-Nazar sangat dikenal. Apalagi saat mencalonkan jadi Bupati Pelalawan yang ketika itu berpasangan dengan Anas Bandrun.

Perjuangan yang begitu maksimal dari relawan,simpatisan dan atau dari Partai Koalisi pada masa itu dan telah memberikan hasil kemenangan. Walaupun kemenangannya terukar dikarenakan kehendak Allah.

Zukri yang berpasangan dengan Anas Bandrun pada masa itu, meninggalkan Jabatan Anggota DPRD Riau yang masih bersiasa 4 Tahun kerja. Kini Zukri kembali mencalonkan diri Tahun 2020 dengan meninggalkan Jabat Wakil Ketua DPRD Riau sisa jabatan 4 Tahun juga dan berpasangan kepada Kader Golkar Senior dari mantan Ketua DPRD Pelalawan, Nazaruddin,SH,MH.

Artinya, jika Zukri Misran,SE ini hanya mengejar posisi selamat dan mencukupi kebutuhan diri dan kebutuhan keluarga sudah pasti cukup dari Wakil Ketua DPRD Riau.

Perlu diketahui. Alasan Zukri-Nazar Maju sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pelalawan, bukan kerena mengejar kekusaan semata. Zukri-Nazar maju, didasari dengan keinginan pasangan ini membawa perubahan Pembangunan di berbagai lini untuk Pelalawan Maju dan masyarakat sejahtera.

Dalam kecepatannya, H. Zukri Misran,SE menghadiri Konsolidasi Relawan “ZOMASI” Ono Niha, meminta informasi-informasi yang misalnya dialamatkan kepada pasangan zukri-nazar yang belum tentu kebenarannya agar tidak direspon.

Hal ini saya sampaikan karena dalam suasana seperti ini, pasti ada pihak-pihak yang tidak menginginkan zukri-nazar maju akan menjatuhkan dengn berbagai macam cara. Apalagi Zukri-Nazar saat ini masih memiliki nilai tertinggi dari hasil survei diantara jumlah 4 paslon yang akan bersama-sama bertarung pada Pilkada serentak 2020 ini.

Ada pun informasi yang sedang berkebang atau dilembangkan saat ini adalah terkait Zukri yang diusung PDIP karena menurut dari penyebar isu itu bahwa Partai PDIP tidakNasionalis. Artinya, jika PDIP tidak Nasionalis dalam pembauran dan kemajemukan, tentu Sdr. Drs Sozifao Hia,M.Si ini tidak akan terpilih dan dipilih menjadi Ketua Fraksi PDIP di Gedung Parlemen DPRD Pelalawan.

Saya atas Nama peribadi Zukri dan sebagai Calon Bupati Pelalawan yang menyatakan sikap keseriusan maju dalam kontestan Pilkada 2020 ini, rela meninggalkan posis Wakil Ketua DPRD Riau karena keinginan besar kami membuktikan komitmen dalam membawa perubahan di tengah-tengah masyarakat kabupaten pelalawan bila Ono Niha memilih dan merestui kami.

Ketua DPD I PDIP Riau ini juga menyebut adanya jasa Ono Niha kepadanya saat dirinya mencalonkan Bupati pelalawan. Bukan hanya disitu saja. Zukri terpilih dua periode sebagai anggota DPRD Riau juga dibantu ono niha.

“Jasa-jasa ono niha ini, masih belum bisa saya balaskan. Namun, tetap kami ingat, terlebih bila kami terpilih jadi bupati pelalawan nantinya,” kata zukri.

H. Zukri juga mengakui. Ketika diri maju mencalonkan bupati pelalawan dan 80% suara ono niha mendukung kemenangan saya.

Walaupun saat itu, saya masih ragu dan belum yakin Ono Niha mendukung saya di wilayah PT. MM namun ternyata ono jiha di wilayah PT. MM itu sangat solid hingga memenangkan saya di lingkungan itu.

Sementara itu, Drs Firman Zalukhu S.Sos, M.Si selaku Sekretaris Relawan Zukri-Nazar berharap ono niha tetap satu komando seperti tahun-tahun sebelumnya.

Disinggungnya bahwa Tahun sebelumnya, hak suara Ono Niha pelalawan, 80% kepada Zukri dan untuk Pilkada 2020 ini kiranya bermanfaat bagi pasangan ideal ono niha. (Yul)

Editor : Andi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.