Bupati H. Zukri Ikuti Rakor Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2023

Advetorial, Riau290 Dilihat

PEKANBARU, simakkepri.com – Bupati Kabupaten Pelalawan H.Zukri ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah di wilayah Provinsi Riau.

Rakor dilakukan dengan Staf Kantor Presiden RI terkait penindaklanjutan usulan pembangunan jalan dan jembatan di Provinsi Riau. Kegiatan tersebut ditaja oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, dan dilaksanakan di ruang Rapat Auditorium Lantai 8, Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau, Rabu (17/05/2023).

Acara dipimpin langsung Helson Siagian, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) didampingi Alzuhra Dini Alioni Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Pemprov Riau, membahas terkait usulan pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Bengkalis.

Bupati Pelalawan H.Zukri saat itu menyampaikan harapannya agar Pembangunan di Pelalawan tentunya dipercepat oleh pemerintah pusat, karena jalan nasional bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara.

“Saat ini Kabupaten Pelalawan memiliki ruas jalan kabupaten sepanjang 1.138,42 km, provinsi sepanjang 182 km, dan nasional sepanjang 128,54 km. Di saat ini jalan dalam kondisi baik ada 43,63 persen, sisanya 56,44 persen ada rusak ringan, sedang dan berat. Kita tentu berharap agar pelaksanaan pembangunan di Pelalawan dapat dipercepat pelaksanaanya demi memberikan fasilitas jalan yang layak bagi masyarakat. Dengan baiknya fasilitas jalan untuk masyarakat maka tentunya akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ungkap Zukri menyampaikan.

Selain itu, H.Zukri juga mengusulkan pembangunan rangka Jembatan Paibo sepanjang 400 meter dengan anggaran senilai 180 miliar. Bupati menyampaikan bahwa jembatan ini jika dibangun tentu akan memperpendek akses jalan dari Kuala Kampar-Teluk Meranti-Bunut menuju objek wisata Istana Sayap dan Ibu Kota Kabupaten Pelalawan.

Bupati Pelalawan H.Zukri juga meminta kepada Kementerian PUPR agar lebih khusus memperhatikan Ibu Kota Kabupaten Pelalawan yaitu Pangkalan Kerinci, karena kota Pangkalan Kerinci dilintasi jalan lintas timur yang merupakan jalan nasional. Oleh karena itulah, H.Zukri berharap agar hal ini menjadi perhatian khusus Pemerintah Pusat.

“Karena di Pangkalan Kerinci terdapat industri besar Pulp and Paper dengan investasi ratusan triliun,” pungkasnya (Adv)

Editor : Solo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.