oleh

Proyek APBN BWSS IV Tahap V Diduga Rugikan Negara

kondisi proyek sungai sagulung terlihat amburadul (dok simakkepri.com)
kondisi proyek sungai sagulung terlihat amburadul (dok simakkepri.com)

Batam,simakkepri.com-Salah satu dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang terjadi didaerah Kepulauan Riau dibawah penanganan langsung Balai Wilayah Sungai Sumatera IV (BWSS) cabang KEPRI, didapati jenis pekerjaan pembangunan pengendali banjir sungai Sagulung, dikerjakan secara asal – asalan oleh PT. Banteng Indo Raya berbandrol Rp.7.762.-526.769,- dengan nomor kontrak kerja:HK02.03/PPK.SP.I/PJSAS-IV/PKT.4/I/2016/02 massa kerja 240 hari (dua ratus empat puluh) hari kelender dan tanggal kontrak 11 Januari 2016.

Proyek pelaksanaan pembangunan pengendalian bajir sungai Sagulung Tahap V yang bersumber dari dana APBN tersebut, kuat dugaan tidak sesuai dengan petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis).

Amatan simakkepri.com di lokasi proyek bahwa pasir yang digunakan pada proyek tersebut diambil dari sungai yang bercampur tanah dan lumpur. Parahnya lagi,diduga tidak menggunakan semen /PC sebagai campuran spesi sehingga diprediksi akan mempercepat proses kerusakan terutama dimusim penghujan.

Menanggapi masalah proyek asal jadi tersebut, masyarakat lewat tokoh – tokoh masyarakat dan LSM meminta kepada Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air agar menindak tegas para oknum Satker Balai Wilayah Sungai Sumatera IV yang diduga ikut melakukan penyimpangan anggaran proyek tersebut.

Ketika dikonfirmasi media simakkepri.com,PPTK L M Bakti melalui selulernya.”selamat siang,maaf sebelumnya saya ngak disitu lagi.terimakasih”balasan sms Bakti.(hat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.