oleh

Pentolan Gepenta Parasian Simanungkalit,”Pelaksanaan Pilkada Untuk Tetap Tegaknya NKRI Berdasar Pancasila dan UU 1945″

-Nasional-47 Dilihat

parasian simanungkalitJakarta,simakkepri.com– Penyelenggaraan Pilkada DKI 2017 sudah di depan mata.demikian dikutip dari laman publiknews.com, Beberapa hal dianggap menjadi ancaman dalam mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan DKI tersebut. Potensi ancaman kesemrawutan Pilkada itu bukan saja soal daftar pemilih tetap (DPT), tapi adanya provokator yang mulai bermunculan.

Penebar isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta pelaku ujaran kebencian seolah menjadi santapan warga DKI. Hal itu dapat dilihat dari isu SARA dan ujaran kebencian yang kembali marak, terutama di media sosial, menjelang pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017.

Ketua Umum DPN GEPENTA (Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba, Tawuran dan Anarkis), Brigjen (Pol) Parasian Simanungkalit meminta semua pihak, terutama kepada Cagub dapat menetralisir provokasi tersebut.

“Kita harus menetralisir semua provokasi supaya jangan terjadi tindakan tawuran dan anarkis pada Pilkada 2017,” ujar Parasian melalui akun facebooknya, Senin (5/9/2016).

Permintaan Parasian ini bukan tanpa alasan. Berkaca dari Pilkada-Pilkada sebelumnya, tindakan anarkis dan tawuran selalu memakan korban. Maka dari itu, proses Pilkada DKI diharapkan berjalan damai.

Saya tidak setuju Pilkada dan Pilpres. Namun karena penyelenggara masih memberlakukan maka sebagai warga negara yang patuh hukum kita harus terus melaksanakannya, terutama agar tercipta kondisi aman dan daman pada pelaksanaan Pilkada untuk tetap tegaknya NKRI berdasar Pancasila dan UU 1945 yang harus kita perjuangkan,” tutup Ketum Gepenta.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.