oleh

Pengungsi Asal Afganistan Sampaikan Pesan Terbuka Kepada Walikota Batam

-Batam-202 Dilihat

BATAM, simakkepri.com – Pengungsi asal Afganistan menyampaikan pesan terbuka kepada Walikota Batam, Muhammad Rudi pada Selasa, (20/09/2022). Pesan tersebut berisikan harapan para pengungsi yang ingin segera dipindahkan ke negara ketiga yang menerima mereka.

Dalam pesan yang dikirimkan oleh perwakilan pengungsi dari Afganistan itu mengatakan bahwa sudah satu tahun mereka melakukan aksi damai dengan turun ke jalan. Namun, tidak ada satu pun yang mendengarkan suara mereka.

“Tak ada yang dengarkan suara kami, tapi gak tau alasannya apa gak ada yang perduli sama kami gak ada yang bergabung dengan suara kami,” ucap pengungsi dalam pesannya di WhatsApp yang ditujukan kepada Walikota Batam.

Dirinya juga mengaku sudah sangat lama berada di Batam, bahkan ada yang hampir 10 tahun lamanya. Hal tersebut membuat mereka depresi yang membuat 16 orang yang bunuh diri menderita karena ketidakpastian.

“Kami telah 10 tahun udah putus asa dan mental error anak-anak kami tidak ada pendidikan di Indonesia dan kami gak ada sulosi gak ada jalan lain,” tuturnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa aksi unjuk rasa tersebut karena mereka benar-benar merasa putus asa. Oleh karena itu mereka meminta agar Walikota Batam membuka mata dan hati untuk mengabulkan permohonan mereka untuk dipindahkan ke negara ketiga yang menerima mereka.

“Hari ini kami datang secara diam kerna setahun Kami teriak teriak gak ada yang dengar suara Kami malah di pukul malah di subutkan kata kata jorok katakan Kami kami terures kami bukan muslim kerna hari ini kami datang dengan peace full silent protes Kami ucapankan teremakasih untuk kerja sama dan mengarti perasaan kami,” tutupnya.(Solo)

Editor : Ramhot

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.