oleh

Pembangunan 10 Ruang Kelas Bertingkat SMP Negeri 4 Sibolga Sesuai Juknis dan Juklak

Sibolga,simakkepri.com – Pembangunan gedung SMP Negeri 4 Sibolga dengan kegiatan 10 ruangan kelas bertingkat sedang dalam proses pengerjaan, dan bersumber dari dana Alokasi Khusus (DAK) T.A 2017 dengan pengerjaan swakelola oleh panitia pelaksana di sekolah.

M.Suryadi Panjaitan dari tim investigasi Garuda-RI menjelaskan kepada simakkepri.com, Senin (18/9) saat memantau pembangunan ruang kelas baru di SMP Negeri 4 sibolga. “bahan material semen, besi, dan kayu sudah sesuai dengan petunjuk proyek. Ini pembangunan yang benar mematuhi petunjuk Tehnis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan (Juklak), bahkan sesuai pantauan kami di pelaksanaan pembangunan tersebut tidak ada indikasi kesalahan.”

Lanjut M.Suryadi.P. jika dibandingkan dari seluruh pantauan kami di kota Sibolga baik di Kabupaten Tapanuli Tengah(TAPTENG) dimana kedua daerah tersebut bersatuhan batas, bahkan Kotamadya Sibolga dibungkus Kabupaten Tapanuli Tengah.

Namun dalam pembangunan disekolah penggunaan anggaran DAK 2017 di kota sibolga dan tapteng sungguh jauh beda.
Dimana di kabupaten tapanuli tengah banyak kita temui pelanggaran seperti pemasangan besi tulangan di salah satu rehab berat ruangan kelas memakai besi yang tidak berstandar Nasional (SNI) bahkan memasang kayu kosen amburadul. Juga ada salah satu sekolah yang selesai dikerjakan masih satu bulan sudah retak dan pondasi pecah.ujarnya

Sedangkan sumber dana DAK 2017 dikota Sibolga dan Tapteng sama juga Juknis dan Juklak sama dari kementrian pendidikan Nasional RI ,namun semua ini kembali pada oknum instansi penanggung jawab di daerah. Ada yang jujur dan ada yang curang. tutup Suryadi. P.

Selanjutnya penjelasan B. Lumban Gaol sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan sekolah dari dinas pendidikan kota Sibolga kepada awak media ini, mengatakan,  sebagai PPK tetap turut bertanggung jawab, dan anggaran yang terkucur dari APBN melalui DAK 2017 untuk pembangunan sekolah dikota Sibolga ini harus benar dilaksanakan sesuai petunjuk. “Saya tidak main-main dalam pengawasan nya juga selalu kita anjurkan agar pelaksanaan dan penggunaan anggaran di lapangan tidak boleh main-main, maka semua bahan material yang digunakan dalam pembangunan tersebut tetap kita pantau dan diawasi.” ucapnya

Hal senada disampaikan JR. Samosir kepala SMP Negeri 4 Sibolga kepada wartawan simakkepri.com, sejak kepemimpinan nya ± 2 Tahun, selalu mengutamakan kepentingan kemajuan pendidikan di sekolahnya, bahkan sejak bergulirnya DANA DAK 2017 untuk pembangunan 10 ruang kelas tetap kita awasi dalam hal pengelolannya dan kita tetap bekerja sama dengan Guru dan Komite sekolah hal pengawasannya.
Masalah material untuk bangunan tersebut kita selalu mengutamakan Kwalitas dari pada Kwantitas. Sebut Kepala Sekolah.(riko aritonang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.