oleh

Part 1. Yah Ampun KEPSEK SDN 014 Kawin Sirih ,“mengaku sudah kerap serumah dengan wanita ke duanya “

-Batam, Kepri-174 Dilihat

86e8e67edae9219d12d438efd5f5a939_L

Batam,simakkepri.com-kejadian yang memalukan kembali terulang di kalangan pendidikan,salah seorang oknum kepala sekolah SDN 014 perumahan cipta asri barelang tertangkap tangan warga yang kerap serumah dengan salah  seorang wanita muda yang kabarnya mrupakan salah seorang pegawai honorer di sekolah yang di pimpinnya(Fansuri Spdi –kepsek).

Berkat informasi warga di perumahan green laguna transbarelang beberapa hari lalu yang melaporkan hal tersebut pada kantor LSM ICO kepri,warga yang tak ingin di sebut namanya mengatakan pada pihak lembaga swadaya masyarakat tersebut bahwa kejadian yang memalukan yang di perbuat Fansuri selaku kepala sekolah kerap menyambangi rumah wanita yang juga salah seorang pegawai honorernya.( 19/3)

“benar pak bahwa kami warga malu melihat adanya prilaku seorang kepala sekolah yang sudah beristri melakukan kawin sirih,ini kan perbuatan bejat pak” ucap NN pada ketum LSM ICO (Marbun)

Siang tadi saat di sambangi di tempat sekolahnya (SDN 014-red) Fansuri dengan entengnya saat di konfirmasi tim lembaga ini yang juga wakil pimpinan redaksi simakkepri.com,mengatakan perbuatanya tersebut sudah di ketahui istri pertamanya dan bahkan dia pun menuturkan hubungan dengan honorenya tersebut diakuinya masih kawin sirih dan belum sah secara agama dan hukum.(22/3)

“saya akui pak kalau hubungan saya dengan pegawai yang ke dua ini masih kawin sirih dan mau pindah tempat aja pak cari aman” ucapnya dengan enteng.

Sementara melalui hubungan selular hari ini,pihak sekretaris dinas pendidikan (Yahya) dalam penuturannnya mengatakan hal perbuatan oknum kepala sekolah tersebut jelas salah dan tidak di benarkan dan bahkan Ia pun mengatakan hal tersebut merupakan pelanggaran dan yang bersangkutan akan di panggil.tegasnya (yahya –red).(86)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.