oleh

Muhammad Yunus.Spi,”Kenaikan UWTO Memberatkan Lapisan Masyarakat Batam”

-BP Batam, Uncategorized-56 Dilihat

84ac056b57dd032fcf18a346d4a81feb_LBatam,simakkepri.com-Seiring dengan terbitnya kenaikan tarif Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO). Sejumlah kalangan menyatakan menolak tarif baru tersebut, Kali ini Penolakan kenaikan tarif UWTO tersebut juga disampaikan sejumlah anggota DPRD Batam.

Penolakan tarif UWTO ini di ungkapkan Anggota Dewan Muhammad Yunus.Spi, politisi partai Demokrat ini mengatakan kenaikan tarif UWTO, bukan saja memberatkan para pelaku bisnis di Batam, melainkan seluruh lapisan masyarakat batam.

Menurutnya,kenaikan tarif UWTO harus disesuaikan,UWTO pemukiman digratiskan, sedangkan UWTO bagi industri dan jasa di sesuaikan secara proporsional.

“Nilai kenaikan tarif baru ini, dinilainya sangat memberatkan terutama bagi kalangan industri dan jasa, dengan tarif yang baru tergolong sangat mahal. Aksi penolakan UWTO sudah menyeluruh oleh karena itu, dia menyarakan agar kenaikan tarif UWTO ditunda saja,”Ujarnya

Sementara itu, aksi demo yang akhir akhir ini semakin deras, Yunus berpandangan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi sah sah saja, namun harus mematuhi aturan aturan yang ada, jangan sampai terjadi benturan dengan aparat, sebab jika sampai terjadi yang dirugikan tentunya masyarakat juga.

“Jika melakukan aksi demo marilah sampaikan aspirasi secara santun dan damai, sehingga aspiranya tidak ternodai,”terangnya.(ca)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.